Apakah Perapian Listrik Boros Energi?
Oleh: Fireplace Craftsman | Diterbitkan: 12 April 2024
Di musim dingin yang dingin, dengan kemajuan teknologi, perapian listrik telah menjadi pilihan ideal bagi banyak keluarga untuk menciptakan suasana hangat. Namun, banyak orang khawatir apakah perapian listrik mengonsumsi banyak listrik. Konsumsi energi perapian listrik umumnya bergantung pada daya dan pola penggunaannya. Sebagian besar perapian LED memiliki daya mulai dari 750 watt hingga 1500 watt. Mengambil contoh model 1500 watt, perapian listrik akan mengonsumsi 1,5 kilowatt-jam listrik jika dioperasikan terus menerus selama satu jam. Namun, konsumsi energi aktual bergantung pada faktor-faktor seperti kebiasaan penggunaan Anda, misalnya apakah Anda hanya menggunakan perapian saat dibutuhkan, serta ukuran dan isolasi ruangan.

Konsumsi dan Perhitungan Listrik
Faktor utama adalah konsumsi listrik. Sebagian besar perapian listrik biasanya memiliki daya antara 750 watt dan 1500 watt, tergantung pada model dan pabrikannya. Dengan kata lain, jika perapian listrik beroperasi pada daya tertinggi (1500 watt), ia akan mengonsumsi 1,5 kilowatt jam listrik dalam satu jam. Ini tidak tinggi dibandingkan dengan peralatan lainnya.
Konsumsi energi aktual juga bergantung pada kebiasaan penggunaan dan kondisi lingkungan Anda. Misalnya, jika Anda hanya menggunakan perapian saat membutuhkan kehangatan dan mematikannya saat meninggalkan ruangan atau pergi tidur, konsumsi energi Anda akan berkurang secara signifikan. Selain itu, faktor-faktor seperti ukuran ruangan, kondisi isolasi, dan lokasi perapian juga dapat memengaruhi efisiensi energi.

Pengaturan nyala api dan suhu yang dapat disesuaikan





